Senin, 09 Januari 2012

Minum Sambil Makan Bisa Menyebabkan Sakit Pencernaan ( Asam Lambung )

ASAM LAMBUNG (MAAG) DAN ANGIN DALAM USUS XAMTHONE PLUS SOLUSINYA

REPUBLIKA.CO.ID, Anda memiliki kebiasaan banyak minum ketika sedang makan? Sepertinya Anda harus segera mengubah kebiasaan tersebut. Sebab, meneguk air ketika makan ternyata dapat menghambat pencernaan di lambung.

Konselor mikrobiotik dari India, Shonali Sabherwal, mengatakan, ketika makan bukanlah waktu yang tepat untuk memuaskan rasa dahaga. "Orang-orang tidak tahu betapa minum air saat makan cukup mempersulit pencernaan mereka," ujar Sabherwal seperti dikutip Times of India.

Penelitian menunjukkan bahwa minum sedikit air selama makan tidak menjadi perhatian. Namun, minum segelas atau dua gelas dapat mengganggu pencernaan. Para peneliti menemukan bahwa yang terbaik adalah minum air sebelum makan dan dua jam sesudahnya. Hal ini membantu dalam penyerapan nutrisi.

Sabherwal mengatakan bahwa minum air ketika makan dapat mengencerkan konsentrasi asam lambung (HCl). Untuk mencerna makanan, tubuh memerlukan HCl dengan konsentrasi tertentu. Namun, kerena minum banyak air, konsentrasi HCl berkurang. Akibatnya, hanya sedikit makanan yang bisa dicerna oleh tubuh. Hal ini, jika dibiarkan terus bisa menimbulkan berbagai penyakit.

Asam lambung, selain membantu pencernaan juga berfungsi sebagai anti bakteri. Jika lambung sudah tidak bekerja optimal, akan dapat mempengaruhi kerja organ pencernaan lainnya menjadi lebih berat sehingga menyebabkan ketidakseimbangan metabolisme tubuh.

Agar tak merasa haus ketika makan, Sabherwal menghimbau agar tak terlalu banyak makan makanan yang asin. "Pastikan makanan Anda tidak terlalu asin karena akan semakin membuat haus," kata dia. Agar pencernaan tetap berjalan baik meskipun tanpa dibantu oleh air, ia menyarankan agar mengunyah pelan-pelan. Saat mengunyah, mulut mengeluarkan enzim yang membantu pencernaan makanan sehingga tugas lambung dalam mencerna makanan menjadi lebih ringan.

Tetapi Bagi Bpk / Ibu yang sudah mengalami sakit baik itu Asam Lambung ( Maag ), Usus Buntu, Radang Usus, Infeksi Usus, Apendisitis, Jangan Bersedih Hati sekarang telah beredar Obat / Minuman XAMthone Plus Yang terbuat dari Kulit Buah Manggis yang kaya anti Oksidan yang bisa membantu proses Pengobatan Penyakit Anda semua.

Bpk Dedy Gumilar sudah lama menderita sakit Maag / Asam Lambung dan Terbantu dengan XAMthone Plus ingin tahu lebih jelasnya klik Disini.

Bagi Anda yang di kota Surabaya dan Sidoarjo Pemesanan XAMthone Plus silahkan Hubungi Agen Kami yang terdekat. Untuk Agen XAMthone Nasional Klik Disini

Analisis Kandungan Antioksidan dari Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L) dan Uji Aktivitasnya pada Asam Oleat

XAMTHONE PLUS / JUS MANGGIS KAYA ANTI OKSIDAN ALAMI
Abdur Rahman
Deskripsi Dokumen: http://www.digilib.ui.ac.id/opac/themes/libri2/detail.jsp?id=76579

------------------------------------------------------------------------------------------
Abstrak
Lemak dan minyak mudah mengalami kerusakan akibat proses oksidasi. Untuk memperlambat proses oksidasi tersebut, diperlukan penambahan anti-oksidan. Namun, penggunaan anti-oksidan sintetik dewasa ini mulai mendapat perhatian serius karena ada yang bersifat merugikan. Oleh karena itu pengembangan anti-oksidan yang berasal dari alam, yang relatif lebih mudah didapat dan aman, tengah digalakkan saat ini.

Ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L) yang telah dipekatkan dari hasil maserasi dalam metanol, kemudian difraksionasi menghasilkan fraksi etil asetat dan butanol. Sebanyak 20 mg dari masingmasing sampel diuji aktivitasnya dengan menggunakan minyak kedelai. sebagai (500 mg) sebagai substrat dan FeC13.6H20 (0,02 mg) sebagai katalis. Metodenya yaitu dengan proses inkubasi pada suhu konstan 60 °C selama 30 hari. Ukuran aktivitasnya dinyatakan sebagai waktu inkubasi yang diperlukan sampel untuk mencapai penambahan berat 2% (10 mg). Uji aktivitas awal ini menunjukkan bahwa hanya fraksi butanol yang tidak mempunyai kemampuan aktivitas anti-oksidan, Pemisahan lebih lanjut terhadap fraksi etil asetat, diperoleh fraksi asam kuat, fraksi asam lemah, dan fraksi netral.

Urutan aktivitas dari ketiga fraksi tersebut, pada penambahan 20 mg, yaitu : Fraksi asam kuat > fraksi asam lemah jika dibandingkan terhadap BHA, BHT, dan Tokoferol. Sedangkan fraksi netral tidak menunjukkan aktivitas anti-oksidasi. Pemurnian fraksi asam lemah dengan kolom kromatografi, dihasilkan Zat A (7,6% ), Zat B (3,8% ), dan Zat C (3% ). Aktivitas Zat B lebih baik dibandingkan dengan Zat A dan Zat C, jika dibandingkan terhadap BHA dan Tokoferol. Uji kualitatif awal terhadap zat A, zat B, dan zat C dengan metode Spray menunjukkan adanya senyawa fenol, sedangkan untuk uji golongan alkaloid dan flavanoid memberikan hasil yang negatif, ini berarti bahwa anti-oksidan yang terdapat dalam ekstrak kulit buah manggis adalah golongan fenolik.

Sumber : Perpustakaan Universitas Indonesia >> UI - Laporan Penelitian

Bagi Anda yang Mencari Agen XAMthone Plus di Surabaya dan Sidoarjo, Silahkan Menghubungi Agen kami Klik diSini Xamthone Plus adalah minuman kesehatan yang di buat dengan Teknologi yang sangat canggih sehingga bisa menghasilkan Jus Manggis yang Berkwalitas Baik. Ingin Mengetahui lebih jelas kandungan XAMthone Plus silahkan klik disini.